Senin, 28 April 2014

P2MKP Karya Lestari Latih Kaum Wanita dari Negara Melanesia



 Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Karya Lestari dari Kabupaten Tabanan dipercaya  Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melatih kaum wanita dari negara anggota Melanesian Spearhead Group (MSG) bidang pengolahan hasil perikanan.

Terkait hal itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti  saat Pembukaan Program Pelatihan Internasional bidang  Pengolahan hasil Perikanan dan kerajinan kerang-kerangan bagi Negara anggota MSG di Tabanan, Senin (28/4) menyatakan rasa bangga dan terima kasihnya. "Terima kasih kepada Kemenlu dan KKP karena telah memberikan kepercayaan kepada P2MKP Karya Lestari. Terima kasih juga karena  Tabanan diberi kepercayaan sebagai lokasi pembukaan pelatihan," katanya.



Bupati Tabanan sematkan tanda peserta

Pada kesempatan tersebut Bupati Tabanan juga memaparkan tentang Visi dan Misi Pemkab Tabanan yakni Tabanan Sejahtera, Aman dan Berprestasi. Diungkapkan juga tentang berbagai Potensi Perikanan dan kelautan di Kabupaten Tabanan."Khusus bidang kelautan dan perikanan saya menaruh perhatian dan harapan besar karena potensinya bisa menjadi unggulan untuk kemajuan masyarakat Tabanan," paparnya.


Sementara itu mantan Dubes Indonesia untuk  Fiji, Aidil Chandra Salim mewakili Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu RI,  dalam sambutannya mengungkapkan, pelatihan ini merupakan kerjasama antara Kemenlu dengan BPSDM  Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Pokmaswas Tirta Gangga Duta Tabanan 2014



Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Tirta Gangga, banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan kembali dipercaya menjadi Duta Tabanan dalam lomba Pokmaswa Provinsi Bali tahun 2014. Pokmaswas yang tahun 2011 ini meraih juara II Provinsi ini, dinilai Tim Provinsi Bali, Selasa (22/4).

Ketua Tim Penilai Lomba Pokmaswas Provinsi Bali Made Sudarsana dalam sambutannya mengungkapkan, penilaian ini ingin memotret dan melihat kinerja Pokmaswas secara nyata di lapangan, sekaligus untuk pembinaan.

Menurut Sudarsana, dalam lomba kali ini penilaian kinerja Pokmaswas meliputi tiga aspek yakni aspek teknis, sosial dan manajemen. "Dibanding lomba sebelumnya, kami berharap tiga aspek yang dinilai tersebut mengalami peningkatan," harapnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan Made Subagia berharap lomba kali ini bisa menjadi sarana evaluasi untuk meningkatkan kinerja Pokmaswas di masa mendatang.

Made Subagia juga mengungkapkan, saat ini di Kabupaten Tabanan ada tujuh Pokmaswas. "Keberadaan Pokmaswas terbukti bisa memberikan dampak positif terhadap bidang pengelolaan, perlindungan dan pengawasan kelautan dan perikanan di Kabupaten Tabanan," ujarnya

Sementara itu, Ketua Pokmaswas Tirta Gangga Ketut Linggih dalam laporannya mengungkapkan, Pokmaswas Tirta Gangga berdiri sejak September 2004 ini memiliki anggota 83 orang. "Anggota kelompok terdiri dari beberapa unsur yakni tokoh masyarakat, generasi muda dan kelompok nelayan," paparnya.




Menurut Linggih, kelompoknya telah melakukan berbagai kegiatan. Di antaranya penyelamatan dan pelepasan tukik, penyelamatan korban tenggelam, pengamanan lomba mancing di laut serta kegiatan lainnya di bidang pengelolaan, perlindungan dan pengawasan kelautan dan perikanan.

Selain berbagai kegiatan tersebut, Pokmaswas Tirta Gangga juga telah meraih berbagai prestasi. Di antaranya juara pertama lomba Pokmaswa tingkat Kabupaten Tabanan tahun 2007, 2011 dan  2014. "Pada tahun 2011 kami juga meraih prestasi juara dua lomba Pokmaswas tingkat provinsi Bali," katanya sambil berharap prestasi tersebut dapat ditingkatkan tahun ini. (gus)