Kamis, 27 Maret 2014

Ikan Nila dari Masa ke Masa





Ikan Nila
 Ikan Nila (Oreochromis niloticus) merupakan jenis ikan air tawar yang sangat populer dibudidayakan di Indonesia. Ikan nila ini juga merupakan salah satu jenis yang paling sering diteliti dan direkayasa genetiknya. Oleh karena itu, wajar saja bila saat ini masyarakat (pembenih dan pembudidaya ikan) mengenal banyak "jenis" ikan nila dengan beragam keunggulan yang ditawarkan.

Bila ditelusuri asal-usulnya, ikan nila merupakan ikan asli dari perairan sungai Nil di Mesir. Dari Mesir ikan yang mudah berkembang biak dan memiliki sifat yang toleran terhadap perubahan lingkungan ini berkembang ke negara lain di benua Afrika. Dari benua Afrika, lantas menyebar ke berbagai negara di belahan benua lainnya. Ikan nila pertama kali dimasukkan ke Indonesia dari Lukang Research Station Taiwan, oleh Lembaga Penelitian Perikanan Darat (LPPD) Bogor pada tahun 1969 untuk diteliti.

Rabu, 26 Maret 2014

Diskanlaut Tabanan Gelar Diklat Kompetensi Tenaga Kerja Bidang P2HP

Kepala Diskanlaut Tabanan Made Subagia dan Direktur Usaha dan Investasi Made Arta Jaya berfoto bersama dengan narasumber dan peserta Diklat


Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerjasama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) Kabupaten Tabanan menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) Kompetensi Tenaga Kerja Bidang P2HP di Tabanan, Rabu - Kamis (19-20/3).

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) Kabupaten Tabanan Made Subagia dalam sambutannya mengemukakan, Diklat ini merpakan langkah yang sangat penting dan strategis untuk meningkatkan pendapatan para pengolah dan pemasar di bidang P2HP.

Selasa, 18 Maret 2014

Bupati Tabanan Serahkan Bantuan Beras untuk Nelayan



Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti serahkan bantuan CBP kepada perwakilan kelompok nelayan

Nelayan Kabupaten Tabanan yang mengalami paceklik akibat cuaca buruk dan gelombang besar Januari - Februari lalu, menerima bantuan  Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sejumlah 16 ton.

Penyerahan CBP dilakukan Bupati Tabanan secara simbolis di Pantai Yeh Gangga, desa Sudimara, Tabanan, Sabtu (15/3). Beras sejumlah 16 ton tersebut diperuntukkan bagi 691 orang nelayan yang tergabung dalam 43 kelompok nelayan di 11 desa pesisir.

Bupati Wiryastuti dalam sambutannya mengungkapkan, pemberian CBP ini merupakan salah satu bukti dari perhatian dan kepedulian Pemkab Tabanan terhadap para nelayan. "Dari tahun ke tahun Pemkab Tabanan selalu berjuang mendapatkan CBP karena setiap awal tahun nelayan Tabanan selalu mengalami masa paceklik tidak bisa melaut akibat cuaca buruk, angin kencang dan ombak besar," paparnya.

Bupati juga mengungkapkan, dari tahun ke tahun CBP yang diserahkan untuk nelayan di Tabanan selalu meningkat. Bila pada kali pertama di tahun 2011 lalu CBP yang diserahkan hanya 7,7 ton sekarang meningkat menjadi 16 ton. "Selama empat tahun terakhir, Pemkab Tabanan telah mencairkan CBP sejumlah 49,4 ton," jelasnya.

Selain CBP, nelayan Tabanan pada kesempatan tersebut juga menerima bantuan berupa 320 bubu udang barong dari mantan Bupati Tabanan N. Adi Wiryatama selaku Penasihat DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tabanan.

Bantuan bubu tersebut diberikan karena pada saat cuaca buruk awal tahun lalu banyak bubu nelayan yang hilang dan hanyut. "Dengan adanya bantuan bubu ini, saya berharap nelayan bisa kembali melaut menangkap lobster dengan bubu," kata Wiryatama berharap. (gus)

Diskanlaut Tabanan Gandeng Bhayangkari Kampanyekan GMI

Ketua Bhayangkari Polda Bali Nyonya Benny AJ Mokalu (kanan) menyerahkan paket menu ikan kepada anak-anak SLB C Kemala Bhayangkari Tabanan

Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) Kabupaten Tabanan menggandeng Bhayangkari Polda Bali mengkampanyekan Gerakan Makan Ikan (GMI). Bentuk kampanye yang dilakukan kali ini adalah dengan membagikan paket menu ikan kepada anak-anak SLB C Kemala Bhayangkari, di Desa Sembung Gede, Kerambitan, Tabanan, Senin (10/3)

Ketua Bhayangkari Polda Bali nyonya Benny AJ Mokalu seusai membagikan 250 paket menu ikan  dalam sambutannya mendukung program GMI yang dicanangkan oleh Diskanlaut Tabanan. "Kami menyambut baik program GMI karena sangat bermanfaat bagi anak-anak," paparnya.