Tampilkan postingan dengan label Bupati Tabanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bupati Tabanan. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Oktober 2014

Sukses Raih ABMW, Bupati Tabanan Bagi-bagi Laptop

Bupati Tabanan serahkan laptop ke Kepala UPTD Perikanan Kecamatan

Sukses meraih penghargaan Adi Bakti Mina Widia (ABMW) tahun 2014 dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menggelar syukuran di halaman kantor Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) Tabanan, Kamis (25/9/2014)
 
Selain makan nasi jinggo bersama ratusan pelaku utama di bidang perikanan dan kelautan, Bupati Wiryastuti yang merupakan bupati satu-satunya peraih penghargaan ABMW ini juga membagikan sepuluh unit kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perikanan dan Kelautan kecamatan se-Kabupaten Tabanan. “Selain sebagai ungkapan terima kasih, dengan adanya laptop ini saya harapkan kinerja UPTD Perikanan dan Kelautan ke depan bisa lebih baik lagi,” katanya berharap.
 

Selasa, 18 Maret 2014

Bupati Tabanan Serahkan Bantuan Beras untuk Nelayan



Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti serahkan bantuan CBP kepada perwakilan kelompok nelayan

Nelayan Kabupaten Tabanan yang mengalami paceklik akibat cuaca buruk dan gelombang besar Januari - Februari lalu, menerima bantuan  Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sejumlah 16 ton.

Penyerahan CBP dilakukan Bupati Tabanan secara simbolis di Pantai Yeh Gangga, desa Sudimara, Tabanan, Sabtu (15/3). Beras sejumlah 16 ton tersebut diperuntukkan bagi 691 orang nelayan yang tergabung dalam 43 kelompok nelayan di 11 desa pesisir.

Bupati Wiryastuti dalam sambutannya mengungkapkan, pemberian CBP ini merupakan salah satu bukti dari perhatian dan kepedulian Pemkab Tabanan terhadap para nelayan. "Dari tahun ke tahun Pemkab Tabanan selalu berjuang mendapatkan CBP karena setiap awal tahun nelayan Tabanan selalu mengalami masa paceklik tidak bisa melaut akibat cuaca buruk, angin kencang dan ombak besar," paparnya.

Bupati juga mengungkapkan, dari tahun ke tahun CBP yang diserahkan untuk nelayan di Tabanan selalu meningkat. Bila pada kali pertama di tahun 2011 lalu CBP yang diserahkan hanya 7,7 ton sekarang meningkat menjadi 16 ton. "Selama empat tahun terakhir, Pemkab Tabanan telah mencairkan CBP sejumlah 49,4 ton," jelasnya.

Selain CBP, nelayan Tabanan pada kesempatan tersebut juga menerima bantuan berupa 320 bubu udang barong dari mantan Bupati Tabanan N. Adi Wiryatama selaku Penasihat DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tabanan.

Bantuan bubu tersebut diberikan karena pada saat cuaca buruk awal tahun lalu banyak bubu nelayan yang hilang dan hanyut. "Dengan adanya bantuan bubu ini, saya berharap nelayan bisa kembali melaut menangkap lobster dengan bubu," kata Wiryatama berharap. (gus)

Senin, 09 Desember 2013

Bupati Tabanan Raih Penghargaan Adi Bakti Mina Bahari


Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti (nomor  4 dari kanan) bersama para bupati penerima penghargaan AMB dalam berbagai kategori.


Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti kembali menorehkan prestasi nasional. Bupati perempuan pertama di Bali ini, kali ini berhasil meraih penghargaan Adi Bhakti Mina Bahari (AMB)  tahun 2013 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kategori Pejabat pemerintah untuk Konservasi Kawasan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K). Bupati Tabanan bersama Bupati Padang Pariaman (Sumbar) dan Bupati Serang (Banten)  menerima trophy AMB di  Gedung Mina Bahari III, KKP, Jakarta, Senin (9/12) malam.

Terkait penghargaan tersebut, Bupati Wiryastuti menyatak rasa syukurnya karena berbagai kebijakannya terhadap konservasi kawasan pesisir mendapat apresiasi dari KKP. “Penghargaan AMB ini bukan semata-mata untuk Bupati Tabanan, tapi untuk warga Tabanan secara keseluruhan,” katanya

Hal itu ditegaskan Bupati Wiryastuti, karena tanpa peran aktif masyarakat pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkab Tabanan tidak bisa berjalan secara optimal. Bupati berharap, masing-masing SKPD di Tabanan untuk selalu mengawal program-program dari pemerintah pusat.

Senin, 02 Desember 2013

Bupati Tabanan Resmikan Sarana Desalinasi Yeh Gangga


Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menggunting untaian bunga tanda diresmikannya sarana Desalinasi yang menghasilkan air bersih di Yeh Gangga, Desa sudimara, Tabanan


Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti meresmikan Water Gangga, air bersih dalam kemasan bantuan Sarana Desalinasi dari Direktorat Pesisir dan Kelautan Ditjen Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KP3K), Kementerian Kelautan dan Perikanan di Br. Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, Rabu (27/11)

Bupati Wiryastuti dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Tabanan memiliki potensi sumber daya perikanan dan kelautan yang cukup besar. Pemkab berkomitmen untuk selalu menjaga kelestariannya.  Salah satu program ekonomi kerakyatan yang mulai dikembangkan di Tabanan bekerjasama dengan Direktorat Jenderal KP3K Kementrian Kelautan dan Perikanan RI adalah penyediaan sarana air bersih atau desalinasi.

Terkait bantuan tersebut, Bupati Wiryastuti menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat melalui Direktorat Jenderal KP3K Kementrian Kelautan dan Perikanan RI yang telah memberikan begitu banyak program pembangunan perikanan dan kelautan di Kabupaten Tabanan, khususnya program desalinasi. “Mudah-mudahan bantuan dari Dirjen KP3K ini memberikan banyak manfaat dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, khsusunya di pantai Yeh Gangga,” katanya berharap.

Jumat, 31 Agustus 2012

Bupati Tabanan: Budidaya Lele Menguntungkan


Bupati Tabanan (tengah) didamping Kepala Diskanlaut Tabanan (kanan) dan Kabid Perikanan Budidaya Diskanlaut Tabanan (kiri) saat melakukan panen lele di halaman belakang rumah jabatan.

Budidaya lele di kolam terpal yang dilakukan di pekarangan rumah ternyata memberikan keuntungan yang lumayan. Cara budidayanya gampang sehingga bisa dilakukan oleh ibu-ibu sebagai sambilan untuk menambah penghasilan keluarga.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengungkapkan hal itu saat melakukan panen lele kolam terpal di halaman rumah jabatannya, Jum’at (4/11). Menurut Bupati Tabanan, dari hasil dua kali uji coba budidaya lele di kolam terpal yang telah dilakukannya, pihaknya selalu bisa memperoleh keuntungan yang lumayan. “Tingkat keuntungannya berkisar Rp 200 ribu – Rp 500 ribu,” katanya sambil menambahkan keuntungan tersebut diperoleh dari hasil panen lele yang dibesarkan di satu petak kolam terpal berukuran 3 x 4 meter. “Periode yang lalu bisa dipanen lele ukuran konsumsi sejumlah 110 Kg. Kali ini bisa dipanen ikan lele sejumlah 125 Kg,” paparnya.