Tampilkan postingan dengan label NI Putu Eka Wiryastuti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NI Putu Eka Wiryastuti. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Desember 2013

Bupati Tabanan Raih Penghargaan Adi Bakti Mina Bahari


Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti (nomor  4 dari kanan) bersama para bupati penerima penghargaan AMB dalam berbagai kategori.


Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti kembali menorehkan prestasi nasional. Bupati perempuan pertama di Bali ini, kali ini berhasil meraih penghargaan Adi Bhakti Mina Bahari (AMB)  tahun 2013 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kategori Pejabat pemerintah untuk Konservasi Kawasan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K). Bupati Tabanan bersama Bupati Padang Pariaman (Sumbar) dan Bupati Serang (Banten)  menerima trophy AMB di  Gedung Mina Bahari III, KKP, Jakarta, Senin (9/12) malam.

Terkait penghargaan tersebut, Bupati Wiryastuti menyatak rasa syukurnya karena berbagai kebijakannya terhadap konservasi kawasan pesisir mendapat apresiasi dari KKP. “Penghargaan AMB ini bukan semata-mata untuk Bupati Tabanan, tapi untuk warga Tabanan secara keseluruhan,” katanya

Hal itu ditegaskan Bupati Wiryastuti, karena tanpa peran aktif masyarakat pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkab Tabanan tidak bisa berjalan secara optimal. Bupati berharap, masing-masing SKPD di Tabanan untuk selalu mengawal program-program dari pemerintah pusat.

Senin, 02 Desember 2013

Bupati Tabanan Resmikan Sarana Desalinasi Yeh Gangga


Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menggunting untaian bunga tanda diresmikannya sarana Desalinasi yang menghasilkan air bersih di Yeh Gangga, Desa sudimara, Tabanan


Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti meresmikan Water Gangga, air bersih dalam kemasan bantuan Sarana Desalinasi dari Direktorat Pesisir dan Kelautan Ditjen Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KP3K), Kementerian Kelautan dan Perikanan di Br. Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, Rabu (27/11)

Bupati Wiryastuti dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Tabanan memiliki potensi sumber daya perikanan dan kelautan yang cukup besar. Pemkab berkomitmen untuk selalu menjaga kelestariannya.  Salah satu program ekonomi kerakyatan yang mulai dikembangkan di Tabanan bekerjasama dengan Direktorat Jenderal KP3K Kementrian Kelautan dan Perikanan RI adalah penyediaan sarana air bersih atau desalinasi.

Terkait bantuan tersebut, Bupati Wiryastuti menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat melalui Direktorat Jenderal KP3K Kementrian Kelautan dan Perikanan RI yang telah memberikan begitu banyak program pembangunan perikanan dan kelautan di Kabupaten Tabanan, khususnya program desalinasi. “Mudah-mudahan bantuan dari Dirjen KP3K ini memberikan banyak manfaat dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, khsusunya di pantai Yeh Gangga,” katanya berharap.

Jumat, 31 Agustus 2012

Bupati Tabanan: Budidaya Lele Menguntungkan


Bupati Tabanan (tengah) didamping Kepala Diskanlaut Tabanan (kanan) dan Kabid Perikanan Budidaya Diskanlaut Tabanan (kiri) saat melakukan panen lele di halaman belakang rumah jabatan.

Budidaya lele di kolam terpal yang dilakukan di pekarangan rumah ternyata memberikan keuntungan yang lumayan. Cara budidayanya gampang sehingga bisa dilakukan oleh ibu-ibu sebagai sambilan untuk menambah penghasilan keluarga.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengungkapkan hal itu saat melakukan panen lele kolam terpal di halaman rumah jabatannya, Jum’at (4/11). Menurut Bupati Tabanan, dari hasil dua kali uji coba budidaya lele di kolam terpal yang telah dilakukannya, pihaknya selalu bisa memperoleh keuntungan yang lumayan. “Tingkat keuntungannya berkisar Rp 200 ribu – Rp 500 ribu,” katanya sambil menambahkan keuntungan tersebut diperoleh dari hasil panen lele yang dibesarkan di satu petak kolam terpal berukuran 3 x 4 meter. “Periode yang lalu bisa dipanen lele ukuran konsumsi sejumlah 110 Kg. Kali ini bisa dipanen ikan lele sejumlah 125 Kg,” paparnya.

Kamis, 19 Agustus 2010

Terima Bantuan Paket Wirausaha Model Napi Tabanan Budidayakan Lele Dumbo


Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyerahkan bantuan benih lele dumbo secara simbolis kepada Kepala LP Tabanan Kristiyanto Wiwoho.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam acara penyerahan remisi kepada narpidana di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B Tabanan, Selasa (17/8), juga berkesempatan menyerahkan bantuan benih ikan lele dumbo untuk dibudidayakan napi setempat. Bantuan benih ikan lele dumbo secara simbolis diterima Kepala LP setempat, Kristiyanto Wiwoho.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) Kabupaten Tabanan Ir. I Nyoman Wirna Ariwangsa, MM yang hadir mendampingi Bupati Tabanan seusai penyerahan bantuan mengemukakan, bantuan benih lele dumbo kepada napi di LP Tabanan ini merupakan bantuan dari Paket Wirausaha Model yang dikucurkan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Dirjen Perikanan Budidaya. “Paket Wirausaha Model yang dikelola oleh para narapidana ini baru kali pertama di Bali,” katanya sambil menambahkan, paket bantuan yang diberikan kepada para napi di LP Tabanan ini berupa benih ikan lele dumbo sejumlah 30.000 ekor dan pakan sejumlah 4 ton.