Tampilkan postingan dengan label Made Subagia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Made Subagia. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Desember 2013

Bupati Tabanan Raih Penghargaan Adi Bakti Mina Bahari


Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti (nomor  4 dari kanan) bersama para bupati penerima penghargaan AMB dalam berbagai kategori.


Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti kembali menorehkan prestasi nasional. Bupati perempuan pertama di Bali ini, kali ini berhasil meraih penghargaan Adi Bhakti Mina Bahari (AMB)  tahun 2013 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kategori Pejabat pemerintah untuk Konservasi Kawasan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K). Bupati Tabanan bersama Bupati Padang Pariaman (Sumbar) dan Bupati Serang (Banten)  menerima trophy AMB di  Gedung Mina Bahari III, KKP, Jakarta, Senin (9/12) malam.

Terkait penghargaan tersebut, Bupati Wiryastuti menyatak rasa syukurnya karena berbagai kebijakannya terhadap konservasi kawasan pesisir mendapat apresiasi dari KKP. “Penghargaan AMB ini bukan semata-mata untuk Bupati Tabanan, tapi untuk warga Tabanan secara keseluruhan,” katanya

Hal itu ditegaskan Bupati Wiryastuti, karena tanpa peran aktif masyarakat pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkab Tabanan tidak bisa berjalan secara optimal. Bupati berharap, masing-masing SKPD di Tabanan untuk selalu mengawal program-program dari pemerintah pusat.

Rabu, 19 September 2012

BBP4B-KP Gelar Diseminasi Pindang Higienis di Tabanan



 
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bio teknologi  Kelautan dan Perikanan (BBP4B-KP) bekerjasama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan (Disknalaut) Kabupaten Tabanan  melaksanakan Diseminasi Teknologi Pengolahan Pindang Higienis pada anggota  Poklahsar panjul Segara di Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, Jum’at – Minggu, (14 – 16/9)
Plt Kepala Diskanlaut Kabupaten Tabanan I Made Subagia, S.Pi, MM dalam sambutannya saat membuka diseminasi mengemukakan rasa terima kasihnya karena Kabupaten Tabanan mendapat kepercayaan menjadi lokasi diseminasi  dari BBP4B-KP. “Kepercayaan ini harus kita jaga dengan baik sehingga kerjasama yang baik antara Pemkab Tabanan dengan kementrian kelautan dan perikanan bisa tetap terjaga di masa mendatang,” paparnya.
Pada kesempatan tersebut Made Subagia juga melaporkan bila pelaksanaan Diseminasi ini  bermula dari survei dan identifikasi yang dilaksanakan oleh BBP4B-KP  pada bulan April 2012 lalu terhadap kelompok pengolah dan pemasar (Poklahsar) hasil perikanan di Kabupaten Tabanan. “Dari hasil survey dan identifikasi tersebut, Poklahsar Panjul Segara yang mengusahan pemindangan ikan di Yeh Gangga inilah yang terpilih,” katanya.