Minggu, 19 April 2009

Dukung Pembangunan Pura, BPC Ikuti Lomba Mancing Gembira



Setelah lama absen, kelompok pemancing ikan Bangun Praja Club (BPC) yang beranggotakan pejabat Pemkab Tabanan dan diketuai Bupati Tabanan N. Adi Wiryatama, Jum'at (3/4) kembali melakukan aktivitas lomba memancing ikan di Banjar Tegeh, Desa Angseri, Baturiti.

Lomba yang digelar oleh Desa Pekraman Tegeh dan khusus diikuti oleh BPC dan enam orang undangan ini, dimaksudkan untuk penggalian dana pembangunan Pura Puncak Sari Nadi di desa setempat. Selain itu, menurut Bupati Wiryatama lomba mancing gembira ini juga diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi sekaligus refreshing bagi para pejabat di lingkungan Pemkab Tabanan. "Kita memancing dengan bergembira sekaligus untuk refreshing dan membantu pembangunan pura," katanya sambil menambahkan dana yang diperoleh dari pendaftaran memancing senilai Rp 60 juta, setalah dipotong biaya pengadaan hadiah dan konsumsi, semuanya disumbangkan kepada panitia pembangunan pura.

Senin, 19 Januari 2009

Terdampar di Pantai Batulumbang Gigi Paus Sperma Dicabuti dijadikan Jimat




Dalam kurun waktu dua minggu, dua ikan paus terdampar di pantai Tabanan. Pada minggu pertama, tepatnya Jumat (2/1) seekor paus panjang 12 meter terdampar di Pantai Yeh Matan, Desa Antap, Selemadeg, Tabanan. Berikutnya, Rabu (14/1) kembali ikan Paus dengan panjang sekitar 10 meter juga terdampar di Pantai Batulumbang, Desa Antap, Selemadeg. Kedua ikan paus tersebut terdampar dalam keadaan sudah mati dan kondisinya sudah mulai membusuk.

Ikan paus yang terdampar di Pantai Yeh Matan, merupakan jenis ikan paus bongkok (Humpback whale/Megaptera novaeangliae) sama seperti jenis puas sebelumnya yang terdampar dan mati di Pantai Kelating, Kerambitan medio Oktober 2007. Ikan paus yang terdampar di Pantai Yeh Matan ini, tulang belulangnya laku terjual Rp 1,5 juta. Konon, tulang ikan paus ini akan diolah lebih lanjut menjadi tepung tulang sebagai bahan pakan ternak dan ikan. Namun beredar rumor juga, tulang ikan paus ini akan digunakan sebagai bahan baku kerajinan. ”Sebagai bahan baku kerajinan, tulang ikan paus kualitasnya hampir sama seperti gading gajah,” kata seorang yang enggan namanya disebut agak kecewa karena gagal membeli tulang paus. ”Saya kalah cepat datang ke sini. Tulangnya sudah dibeli oleh orang lain,” katanya berterus-terang.

Paus Bongkok Terdampar di Pantai Yeh Matan Tabanan


Bangkai Ikan Paus yang terdampar di Pantai Yeh Matan, Banjar Antap Delod Sema, Selemadeg, Jumat (2/1), memberikan berkah tersendiri bagi warga sekitar. Pasalnya tulang belulang ikan paus sepanjang 12 meter ini ternyata laku terjual Rp 1,5 juta.

Setelah sempat beberapa hari menimbulkan keresahan warga sekitar akibat bau busuk yang ditimbulkannya, bangkai ikan paus bongkok yang terdampar tersebut, mulai Senin (5/1) dipotong-potong oleh warga sekitar untuk diambil tulang belulangnya. Sementara dagingnya yang sudah benyek dan mengeluarkan bau busuk ditanam di daerah sekitar.

Selasa, 25 November 2008

Nelayan Tabanan Berlomba Mancing Mobil di Laut



Mengerahkan 72 jukung,
191 orang nelayan yang tersebar di 11 pangkalan nelayan di Kabupaten Tabanan, Minggu (23/11) di pantai selatan Tabanan mengikuti lomba mancing bertajuk "The Second Bupati Tabanan Cup, Ocean Fishing Tournament 2008". Mereka berlomba dengan 30 orang penghobi mancing profesional yang tergabung dalam 13 jukung/tim memperebutkan hadiah utama door prize berupa sebuah mobil Suzuki pick up.
 
Bupati Tabanan N. Adi Wiryatama didampingi Ketua Panitia lomba Ir. I Ketut Arsana Yasa dan Kepala Diskanlaut Tabanan Ir. I Nyoman Wirna Ariwangsa, MM di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, mengibarkan bendera start pada pukul 07.00 sebagai tanda dimulainya lomba. Meski pagi itu ombak laut cukup besar, para nelayan yang berangkat dari pangkalan nelayan di Pantai Yeh Gangga tampak semangat dan gagah berani menerjang ombak menuju ke tengah laut. Bupati Wiryatama yang dalam lomba kali ini menjadi peserta kehormatan, bersama Ketua Paniti Lomba Ir. I Ketut ArsanaYasa seusai mengibarkan bendera start, juga pergi melaut. Demikian juga Wabup Tabanan I GG Putra Wirasana, dengan dukung tradisional dan didampingi dua nelayan dari Desa Sudimara, juga ikut melaut.