Pengurus UPP Mina Karya Lestari bersama petugas dari Dinas Perikanan dan
Kelautan Kabupaten Tabanan ketika melakukan pembinaan pokdakan budidaya ikan lele
di kolam terpal
Setelah sukses meraih juara I tingkat provinsi Bali
tahun 2011 lalu, Unit Pelayanan Pengembangan (UPP) Mina Karya Lestari Kabupaten
Tabanan tahun 2012 diusulkan oleh Dinas Kelautan dan perikanan (DKP) Provinis
Bali untuk menjadi duta Bali dalam lomba Kinerja UPP tingkat Nasional. Setelah
dilakukan verifikasi administrasi, UPP Mina karya Lestari akhirnya masuk ke
dalam lima besar di tingkat nasional.
Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) Kabupaten Tabanan
I Made Subagia, S.Pi, MM ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/10) membenarkan
bila UPP Mina Karya Lestari memang masuk lima besar tingkat nasional dalam
lomba UPP tahun 2012 ini. “Informasi yang kami terima beberapa hari lalu dari
Kementrian Kelutan dan Perikanan, UPP Mina Karya Lestari memang masuk ke dalam
lima besar. Tim penilai segera akan turun ke lapangan untuk melakukan penilaian
secara langsung. Kapan pastinya, kami belum dapat informasi lebih lanjut,”
jelasnya.
Menurut Subagia, UPP Mina Karya
Lestari merupakan wadah dari Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Kabupaten Tabanan. Adanya UPP ini, diharapkan bisa
memperkuat posisi tawar pembudiaya ikan, sekaligus juga diharapkan bisa
menyatukan kekuatan berupa pengetahuan dan keterampilan, keinginan dan tekad,
hubungan sosial serta lahan usaha budidaya yang dimiliki masing-masing Pokdakan
guna meningkatkan pendapatan pembudidaya ikan melalui peningkatan produktivitas
usahanya. “Tidak semua kabupaten di Bali memiliki UPP. Kami
bersyukur karena UPP Mina Karya Lestari yang berdiri pada tahun 2005 ini
merupakan UPP pertama di Bali,” ujarnya.
Kegiatan UPP
Ditemui secara terpisah, Ketua
UPP Mina Karya Lestari Drs. I Wayan Widarta mengungkapkan UPP Mina Karya
Lestari memiliki anggota sejumlah 343 Pokdakan. Dibanding tahun sebelumnya,
jumlah Pokdakan yang menjadi anggota mengalami peningkatan sejumlah 24
pokdakan. “tahun lalu jumlah anggota 319 pokdakan. Tahun ini meningkat menjadi
343 pokdakan,” jelasnya.
Pokdakan yang menjadi anggota UPP Mina Karya Lestari tersebar di seluruh
kecamatan di Kabupaten Tabanan. Sebagian besar berupa Pokdakan budidaya ikan di
kolam yang mencapai sejumlah 238 pokdakan. “Anggota kami yang menekuni budidaya
di kolam 238 pokdakan, budidaya mina padi 57 pokdakan, budidaya di saluran
irigasi 45 pokdakan dan jakapung 3 pokdakan,” katanya merinci.
Menurut Widarta, guna memberdayakan pokdakan anggota UPP tersebut,
pihaknya selalu mengadakan pendampingan. Baik itu pendampingan dalam
pengelolaan Dana Penguatan Modal (DPM), pendampingan Bantuan Selisih harga
Benih Ikan (BSHBI), pengelolaan Bansos, Wirausaha Pemula Perikanan Budiaya
maupun pendampingan program Pengembangan Usaha mina Pedesaan Perikanan Budidaya
(PUMP-PB). “Selain itu, kami juga melaksanakan demplot, studi banding dan
pelatihan untuk peningkatan SDM pembudiaya ikan,” terangnya
Selain itu, pada tahun 2008 lalu pihaknya juga sudah melakukan
pengembangan unit usaha dengan mendirikan Koperas Pembudiaya ikan Mina Lestari
pada tahun 2008 lalu. Dengan adanya koperasi ini, diharapkan bisa membantu
anggota dalam pemenuhan usaha dan sarana produksi perikanan. “Usaha yang
dilakukan koperasi pembudiaya ikan ini utamanya berupa simpan pinjam dan
penyaluran sarana produksi perikanan berupa pakan dan obat-obatan ikan
terdaftar,” tegasnya.
Menurut Widarta, berkat pendampingan dan berbagai upaya yang dilakukan
UPP Mina Karya Lestari tersebut, sejumlah pokdakan anggota UPP Mina Karya
Lestari dalam dua tahun terakhir ini berhasil menorehkan sejumlah prestasi. Di
antaranya Pokdakan Darma Nadi tahun 2010 berhasil meraih juara I Provnisi Bali
dan juara II tingkat nasional tahun 2011 lalu. Pokdakan Mina Sri Kandi tahun 2011 lalu meraih juara III Provinsi
Bali dan tahun 2012 ini meraih juara I tingkat Provinsi Bali.(gus)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar