Sebanyak 25 orang nelayan dari enam
kecamatan wilayah pesisir di Kabupaten Tabanan, nglurug (mendatangi) Mapolres
Tabanan, Rabu (22/6). Mereka menemui Kapolres guna melaporkan semakin
banyaknya lobster yang ditangkap dengan bubu hilang dicuri di tengah laut.
Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh
Indonesia (HNSI) Kabupaten Tabanan I Ketut Arsana Yasa yang mendampingi perwakilan
kelompok nelayan tersebut, dalam laporannya mengungkapkan bila sejak dua
bulan terakhir ini, bubu lobster yang dipasang nelayan di tengah laut sering
hilang dicuri. Pencurinya diduga kuat nelayan andon (pendatang) dari luar
wilayah Tabanan yang menggunakan perahu bermesin 40 PK. Modusnya, mereka
mendatangi lokasi pemasangan bubu. Berikutnya, mereka mengangkat bubu dan mengambil
lobster yang terperangkap di dalamnya. Ada juga di antaranya yang melakukan
penyelaman dan merusak bubu dengan arit atau pisau untuk mengambil lobsternya.
“Perahu yang digunakan berkisar 2 – 4 buah yang beroperasi pada malam hari hingga
menjelang pagi,” lapornya.
