Tampilkan postingan dengan label pengolahan lele. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengolahan lele. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 November 2013

Usaha Pengolahan Ikan Lele Prospeknya Cerah



Peluang usaha pengolahan ikan lele masih terbuka lebar dan memiliki prospek cerah untuk dikembangkan oleh kaum ibu guna meningkatkan pendapatan keluarga. Selain bisa diusahakan dalam skala kecil tingkat keluarga, pengolahan ikan juga bisa dilakukan dalam skala kelompok maupun industri.

Ketua Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Karya Lestari Tabanan, Ni Made Putriningsih Wirna, SE mengungkapkan hal itu di sela-sela Pelatihan Pengolahan dan Pemasaran Lele di Bangsal BBI Pesiapan, Desa Dauh peken, Tabanan, Selasa (29/10). Menurut Putriningsih, usaha pengolahan hasil perikanan merupakan kegiatan yang sangat strategis karena selain jenis ikan sangat banyak, jenis olahannya juga sangat bervariasi. 

Oleh karena itu usaha pengolahan hasil perikanan memang sangat menguntungkan. Hal ini dikarenakan pembuatannya dapat menggunakan berbagai jenis ikan, campuran bahan dapat disesuaikan dengan kualitas dan harga jual sehingga mampu melayani pesanan dari berbagai kalangan masyarakat. "Usaha pengolahan ikan ini juga dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa harus melalui pendidikan formal khusus. Cukup pelatihan seperti yang kami gelar ini," paparnya.

P2MKP Karya Lestari Gelar Pelatihan Pengolahan Ikan Lele dan Rumput laut


Jus Rumput Laut Produksi hasil Praktek
Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Karya Lestari  bekerjasama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) Kabupaten Tabanan dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BP3) Banyuwangi, kembali menggelar Pelatihan Pengolahan dan Pemasaran Lele di Bangsal BBI Pesiapan, Desa Dauh peken, Tabanan, Rabu (14/8).

Ketua P2MKP Karya Lestari Ni Made Putriningsih Wirna selaku Ketua Panitia dan narasumber di temui di sela-sela pelatihan mengungkapkan, pelatihan pengolahan dan pemasaran lele  ini kembali digelar P2MKP Karya Lestari karena peminatnya memang banyak. Sementara dana yang dialokasikan untuk pelatihan ini terbatas sehinga pelatihan harus dilakukan dalam beberapa tahap. “Juni lalu kami juga sudah menggelar pelatihan pengolahan lele. Sekarang kembali kami gelar karena calon pesertanya memang banyak dan harus antri,” katanya.