Kamis, 17 Maret 2011

Bupati Tabanan Kunjungi KKP Nyatakan Komitmen Bangun Perikanan



Guna menunjukkan komitemen dan keseriusan Pemkab Tabanan dalam pembangunan  perikanan dan kelautan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menggelar safari / kunjungan kerja (kunker) selama tiga hari mulai Senin (21/2) - Rabu (23/2) di Jakarta. Didampingi  Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan serta Kabag Humas dan Protokol, Bupati Wiryastuti mengunjungi Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta.

Bupati Wiryastuti saat beraudisi dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementrian Keluatan dan Perikanan (KKP) Gellwynn Jusuf di Gedung Mina Bahari, KKP, Jakarta Pusat, Rabu (23/2), memaparkan potensi perikanan dan kelautan di Kabupaten Tabanan serta komitmen Pemkab Tabanan membangun perikanan dan kelautan juga dipaparkan . Pada pertemuan ini, Sekjen KKP didampingi Sekretaris Dirjen Perikanan Tangkap, Ibrahim serta beberapa direktur. Sementara Bupati Tabanan didampingi Kepala Diskanlaut Wirna Ariwangsa dan Kabag Humas Wayan Sarba. 

Bupati Wiryastuti pada kesempatan tersebut  memaparkan tentang pembangunan perikanan dan kelautan di Kabupaten Tabanan yang telah dan akan dilakukan sesuai visi Pemkab Tabanan mewujudkan masyarakat yang sejahtera, aman dan berprestasi. “Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang telah dilakukan KKP selama ini dalam pembangunan perikanan dan kelautan di Kabupaten Tabanan,” katanya sambil mengharapkan bantuan dan perhatian KKP terhadap Kabupaten Tabanan bisa lebih ditingkatkan di masa-masa mendatang.

Rabu, 16 Maret 2011

Nelayan Tabanan dapat Kucuran PUMP Rp 1 Miliar

Secara umum, latar belakang dan kondisi nelayan di Indonesia memiliki kesamaan. Yakni skala usahanya kecil, tidak efisien dan produktivitasnya rendah. Usahanya sangat dipengaruhi faktor alam seperti musim. Selain itu, kemiskinannya yang bersifat struktural.

Hal itu diungkapkan Ir. Arif Wiranata, MM, Kasubdit Investasi dan Permodalan, Direktorat Perikanan Tangkap, Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat memberikan Fasilitasi Ases Permodalan bagi Usaha Penangkapan Ikan di Kabupaten Tabanan, Jum’at (25/2) di aula Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) Tabanan. Pada acara yang dihadiri puluhan perwakilan Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di Kabupaten Tabanan tersebut, Arif juga mengungkapkan bila nelayan memiliki ases permodalan yang rendah yang disebabkan adanya mis komunikasi antara nelayan dan perbnakan, keterbatasan kondisi nelayan dan kurangnya pendampingan.

Terekait berbagai permasalahan rendahnya akses permodalan tersebut, pada kesempatan tersebut KKP juga menghadirkan narasumber dari BI Denpasar dan BNI Tabanan untuk memberikan sosialisasi skim kredit untuk UKM (Usaha Kecil Menengah), termasuk di dalamnya para nelayan. “Adanya kegiatan fasilitasi ini, kita berharap ke depan nelayan di Tabanan bisa mengakses permodalan atau kredit yang disediakan oleh perbankan,” ujar Gentur Wibisono, Analis Madya dari Kantor BI Denpasar selaku narasumber.

Galakkan Budidaya Lele di Kolam Terpal Bupati Tabanan Budidayakan Lele di Rumdin

Guna menggalakkan budidaya ikan lele di kolam terpal sekaligus memasyarakatkan makan ikan, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti turun tangan langsung dengan memberikan contoh budidaya lele di halaman belakang rumah dinas (Rumdin).
 Didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) Kabupaten Tabanan Ir. I Nyoman Wirna Ariwangsa, MM, Bupati Tabanan menebarkan benih lele sujumlah 2.500 ekor di kolam terpal berukuran 3 x 4 meter, Rabu (16/2).
Menurut Bupati Wiryastuti, budidaya lele yang dilakukan di Rumdin ini, selain sebagai salah satu bentuk apresiasinya pada budidaya ikan juga dimaksudkan untuk memotivasi masyarakat dalam pengembangan budidaya ikan, khususnya ikan lele di kolam terpal. “Saya juga sudah menginstruksikan masing-masing Kepala SKPD untuk memelihara ikan lele di rumah dinasnya masing-masing,” ujarnya.

Senin, 17 Januari 2011

Sambut Tahun Baru Masyarakat Tabanan Serap Ikan 5 Ton

Menu ikan saat ini tampaknya sudah menjadi salah satu menu favorit bagi masyarakat Tabanan. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya masyarakat Tabanan yang mencari ikan untuk dijadikan menu harian. Bahkan, pada perayaan Tahun Baru 2011 lalu, sekitar lima ton ikan air tawar dan laut habis diserbu masyarakat Tabanan.
I Made Sukarma, petugas KPN Ikan Mas yang bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan menjual ikan air tawar di BBI Pesiapan kepada Manggala mengemukakan, untuk menyambut tahun baru 2011 lalu, pihaknya menyediakan ikan sejumlah 2,5 ton. Dibanding tahun sebelumnya, mengalami peningkatan sekitar o,5 ton. “Dari stok yang kami sediakan seluruhnya habis terjual diserbu masyarakat Tabanan sejak pagi hingga siang hari,” tegasnya.