Tampilkan postingan dengan label Darma Nadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Darma Nadi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Agustus 2012

Andalkan Lele Masamo dan Sangkuriang Pokdakan Darma Nadi Raih Juara Nasional


 
Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Darma Nadi, Desa Buruan, Kecamatan Penebel, Tabanan yang selama ini dikenal sebagai pembenih dan produsen lele masamo dan sangkuriang di Kabupaten Tabanan, berhasil meraih juara II dalam lomba kategori Pokdakan Lele/Patin tingkat Nasional tahun 2011.

Ketua Pokdakan Darma Nadi  Gde Nyoman Darma Susila ditemui di lahan usaha taninya, belum lama ini mengaku bangga sekaligus bersyukur karena kelompoknya bisa berprestasi di tingkat nasional. “Kami bersyukur karena sebagai wakil Tabanan dan Bali akhirnya bisa berprestasi di tingkat nasional. Tidak kalah dengan Pokdakan Lele dari Jawa dan Sumatera,” katanya sambil menambahkan dalam lomba tingkat nasional kali ini, juara I diraih Pokdakan Mina Sari dari Tulungagung, Jawa Timur. Sedangkan juara III – V masing-masing diraih Pokdakan Mina Handayani (Yogyakarta), Mina Maju (Sumatera Selatan) dan Mina Handayani (Jawa Tengah).

Pokdakan Darma Nadi Dinilai Tim Pusat




Tim penilai Pokdakan tingkat pusat berfoto bersama dengan anggota Pokdakan Darma Nadi dan para undangan

Selama tiga tahun terakhir, produksi perikanan budidaya meningkat pesat dari 3,8 juta ton pada tahun 2008 menjadi 6,2 juta ton pada tahun 2010. Terutama untuk komoditas udang, rumput laut, bandeng, nila, lele, patin dan ikan mas.

Direktur Produksi Direktorat Jenderal perikanan Budidaya, Iskandar mengungkapkan hal itu dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ketua Tim Penilai Pokdakan, Tatie Sri Paryati saat melakukan penilaian lomba Kelompok Pembudidayakan Ikan ( Pokdakan ) Darma Nadi, di Banjar Buruan Kelod, Desa Buruan, Penebel – Tabanan yang dipercaya sebagai duta Bali dalam lomba Pokdakan tingkat nasional Kamis (22/9)

Menurut Iskandar, peningkatan produksi tersebut diharapkan terus meningkat sejalan dengan tumbuhnya kelompok-kelompok pembudiaya baru yang dapat memberikan perannya dalam meningkatkan hasil.

Terkait upaya mendorong produksi perikanan di tanah air, Iskandar menekankan bahwa pemerintah telah menempuh langkah-langkah strategis antara lain, pengembangan jenis ikan dan pengembangan wadah budidaya. Kalau sebelumnya jenis ikan yang dibudidayakan masyarakat sangat terbatas, namun sejak beberapa tahun belakangan ini jenisnya terus berkembang. Sedangkan wadah budidaya yang sebelumknya hanya di kolam, kini berkembang memanfaatkan potensi lainnya seperti saluran irigasi, kolam beton dan kolam plastik.

Rabu, 21 September 2011

Lomba Pokdakan Tingkat Nasional Darma Nadi Tabanan Wakili Bali


Kadiskanlaut Tabanan Ir Nyoman Wirna Ariwangsa, MM (kanan) dan Ketua Pokdakan Darma Nadi, Gede Nyoman Darma Susila (kiri)

Kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Darma Nadi di Banjar Buruan kelod, Desa Buruan, Penebel, Tabanan, tahun ini  dipercaya mewakili Bali dalam lomba Pokdakan tingkat nasional. Pokdakan yang memiliki anggota 22 orang ini, akan dinilai oleh tim penilai tingkat nasional pada Kamis (22/9).

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) Kabupaten Tabanan Ir. I Nyoman Wirna Ariwangsa, MM ditemui di lapangan saat melakukan pembinaan Pokdakan darma Nadi, Selasa (20/9) mengungkapkan, terpilihnya Pokdakan Darma Nadi sebagai duta Bali dalam lomba Pokdakan tingkat nasional karena pada tahun lalu, Pokdakan Darma Nadi berhasil meraih juara I tingkat provinsi Bali. “Setelah diajukan di tingkat nasional, Pokdakan Darma Nadi ternyata masuk nominasi. Penilaiannya akan dilaksanakan Kamis mendatang,” jelasnya.

Pokdakan Darma Nadi Kembangkan Lele Unggul Masamo

 
Gubernur Bali Made Mangku Pastika tebarkan benih lele Masamo  produksi Pokdakan Darma Nadi di kolam terpal Simantri Desa Sudiamara, Tabanan.

Meski baru berdiri akhir Desember 2008, Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Darma Nadi di Desa Buruan, Penebel, telah berhasil mengembangkan berbagai jenis (varietas) ikan lele unggul yang ada di Indonesia. Bila awalnya hanya mengembangkan lele dumbo dan Sangkuriang, kini Pokdakan Darma Nadi juga telah berhasil mengembangkan lele Masamo, ikan lele jenis unggul yang berasal dari Afrika.

Ketua Pokdakan Darma Nadi, Gede Nyoman Darma Susila ditemui Manggala, Selasa (20/9) mengemukakan, lele Masamo merupakan ikan lele unggul jenis baru yang calon induknya didatangkan dari Afrika oleh PT. Matahari Sakti, salah satu produsen pakan ikan lele di Mojokerto (Jawa Timur). “Setelah melalui proses penelitian dan perkembangbiakan, keturunan lele dari Afrika tersebut dinamai oleh PT. Matahari Sakti selaku produsennya dengan nama lele Masamo,” katanya sambil menyebutkan, Masamo merupakan kependekan dari Matahari Sakti Mojokerto. “Kami mendapatkan calon induk Masamo dari PT, Matahari Sakti pada tahun 2010 lalu sejumlah 100 pasang. Saat ini produksi benihnya sudah menyebar ke beberapa kecamatan di Tabanan,” tambahnya.