Nelayan di
Kabupaten Tabanan yang sebagian besar mengandalkan hasil tangkapannya di laut berupa lobster,
belakangan banyak yang mengeluh karena lobster yang ditangkap dengan bantuan
bubu sering hilang dicuri orang. Menerima keluhan tersebut Himpunan Nelayan
Seluruh Indonesia (HNSI) dan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Kabupaten
Tabanan berang. Mereka akan mengadukannya
ke Polres Tabanan untuk mencari solusi terbaik.
Ketua DPC HNSI Kabupaten Tabanan Ir. I
Ketut Arasana Yasa mengemukakan, kehilangan lobster di laut tersebut sebenarnya
sudah lama terjadi. Namun belakangan pihaknya sering menerima laporan tersebut
dari para nelayan di Tabanan. “Nelayan yang melapor kehilangan bubu dan lobster
semakin banyak. Jumlah lobster yang hilang dicuri tersebut bisa satu ton
sebulan. Kalau harga lobster rata-rata Rp 200 ribu per kilo gram, jumlah
kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah,” jelasnya.



