Pemanfaatan sumber daya lobster sebagai
produk common property yang dapat
ditangkap oleh siapa pun dengan armada
dan alat tangkap yang dimiliki, sehingga untuk mendukung pemanfaatan sumber
daya lobster yang berkelanjutan maka diperlukan alat tangkap yang selektif dan
ramah lingkungan di antaranya adalah
bubu lobster.
Habitat Lobster
Lobster menyukai tempat di batu-batu karang, di balik batu karang. Udang karang
ini tidak menyukai tempat yang terbuka dan berarus kuat, yang berombak
berlebihan dan dasar yang berlumpur.

Lobster umumnya menghuni perairan
dangkal yang mempunyai kedalaman antara 10-15 meter, namun pada saat-saat
tertentu, lobster beruaya (berpindah) ke tempat yang lebih dalam.
Sifat
Makan
Lobster termasuk hewan air yang bersifat
omnivore atau pemakan segala, baik itu tumbuhan maupun hewan yang masih hidup
maupun yang sudah mati.
Makanannya terdiri dari udang yang
kecil-kecil, ikan, cacing, binatang lunak dan sisa binatang air yang telah mati.
Lobster menggunakan kukunya atau capit
untuk memegang masangsanya, kemudian dimasukkan
ke dalam mulut.