Kamis, 14 November 2013

Profil Pembangunan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan



    Kabupaten Tabanan secara geografis terletak pada posisi 1440 54”52” – 1500 12”57” Bujur Timur dan 8014”30” – 8038”07” Lintang Selatan. Luas wilayah Kabupaten Tabanan tercatat 839,33 km2 yang terbagi atas 10 wilayah kecamatan masing-masing : Kecamatan Tabanan (luasnya 51,40 km2), Kediri (53,60 km2), Marga (44,79 km2), Baturiti (99,17 km2), Penebel (141,98 km2), Kerambitan (42,39 km2), Selemadeg Timur ( 54,78 km2), Selemadeg ( 52,05 km2), Selemadeg Barat (120,15 km2) dan Kecamatan Pupuan dengan luas 179,02 km2


Potensi perikanan di kabupaten Tabanan cukup beragam berupa  potensi wilayah, sumber daya alam dan kelautan. Ketersediaan sumber mata air yang banyak dan aliran sungai yang mengalir sepanjang tahun serta kondisi perairannya yang relatif rendah pencemaran, telah mendorong tumbuh dan berkembangnya usaha agribisnis perikanan air tawar dalam bentuk budi daya ikan di kolam, sawah, saluran irigasi maupun pengembangan budidaya ikan di jakapung ( jaring kantong apung ).


Potensi budidaya ikan air tawar terdiri dari potensi budidaya ikan di sawah tercatat sekitar 12.158,2 ha,  kolam air tenang 2.014,4 ha, saluran irigasi 114,5 ha dan budidaya Jakapung di Danau Beratan 20 ha. Dari potensi yang ada tersebut, sampai saat ini pemanfaatannya masih tergolong kecil. Budidaya ikan di sawah baru dimanfaatkan  89,07 ha atau sekitar 0,73 persen, budidaya di kolam 85,8 ha atau sekitar 4,25 persen, budidaya di saluran irigasi 38,5 ha atau sekitar 33,2 persen  dan budidaya di jakapung  5 ha atau sekitar 25 persen.


Bupati Tabanan (kanan) dan Kadis Perikanan (kiri)

      Selain itu, sebagai wilayah yang berbatasan dengan Samudera Indonesia, Kabupaten Tabanan  memiliki garis pantai sepanjang 35 km yang terbentang mulai dari pantai Nyanyi, Kecamatan Kediri di sebelah timur    sampai ke barat di pantai Yeh Leh, Kecamatan selemadeg Barat. Potensi kelautan ini dimanfaatkan untuk usaha penangkapan ikan, pengolahan ikan dan usaha pemanfaatan potensi pantai sebagai objek wisata.


Meski masih menghadapi sejumlah kendala seperti lemahnya permodalan dan masih rendahnya kualitas SDM pembudidaya ikan dan nelayan, namun pembangunan perikanan dan kelautan di Kabupaten  Tabanan  selama tahun 2011 secara keseluruhan telah menunjukkan hasi-hasil yang cenderung meningkat dan menggembirakan.



Pembangunan Perikanan dan Kelautan ke depan selain diharapkan dapat mengisi permasalahan yang ada di sektor perikanan dan kelautan juga dapat meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah/ nasional yang antara lain meliputi peningkatan pendapatan nelayan dan pembudidayaan ikan serta masyarakat pesisir lainnya, penyerapan tenaga kerja, kesempatan berusaha dan memperkuat ketahanan pangan nasional serta penerimaan devisa negara melalui pemanfaatan sumberdaya perikanan dan kelautan.



Produksi Perikanan


Pada tahun 2011, produksi perikanan di Kabupaten Tabanan total sejumlah 3.896,6 ton yang berasal  dari produksi perikanan budidaya sejumlah 2.107,9 ton, perikanan tangkap 810,4 ton dan hasil olahan ikan sejumlah 978,3 ton.


Produksi perikanan budidaya tersebut terdiri dari ikan lele 688,6 ton, nila 773,3 ton, karper 398,3 ton, gurami 117,3 ton dan ikan lainnya 130,4 ton.   Produksi tersebut berasal dari budidaya ikan di Kolam 1.672,6 , Mina padi 220,1 saluran irigasi 137,0 ton dan jakapung 63,4 ton


    Produksi Benih Ikan

Produksi benih ikan dari berbagai jenis ikan  di Kabupaten Tabanan pada tahun 2011 telah mencapai sebesar  12.430.000 ekor, meningkat 1.200.000 ekor atau 10,68 % dibanding tahun sebelumnya karena adanya peningkatan kualitas induk, sarana prasarana dan SDM.



Jumlah benih  tersebut di atas dihasilkan oleh 4 (empat) unit Balai Benih Ikan (BBI Dinas), 1 (satu) Unit RCP, 3 (tiga) unit KPI dan 103 Unit Perbenihan Ikan Rakyat yang keberadaannya tersebar di 10 Kecamatan.



Perikanan Laut
Kadis Perikanan dan Kelautan Made Subagia (kiri) usai melaut
      Potensi sumber daya perikanan laut keberadaannya tersebar di enam kecamatan yang meliputi 12 desa pesisisr. Sarana dan prasarana perikanan laut di kabupaten tabanan terdiri dari armada penangkapan ikan berupa jukung 218 unit dan motor tempel 216 unit. Produksi perikanan tangkap di laut pada tahun 2011 tercatat sejumlah 692,5 ton yang dihasilkan oleh 23 Kelompok nelayan di kabupaten Tabanan.




Jenis ikan hasil tangkapan nelayan di kabupaten Tabanan cukup beragam di antaranya berupa ikan layur dan lobster yang merupakan dua jenis komoditas unggulan Kabupaten Tabanan.


Dinamika Kelompok

Ekonomi kerakyatan di bidang perikanan budidaya digerakkan oleh kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan)  usaha perbenihan ikan, pembesaran ikan di kolam, sawah, saluran irigasi dan jaring kantong apung. Jumlah kelompok perikanan di Kabupaten Tabanan total sejumlah 337  kelompok. Perinciannya, jumlah kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Kolam 126, Saluran Irigasi 93, Minapadi 63 dan jakapung 2 Pokdakan. Sedangkan Kelompok pengolah 19, penangkapan ikan 28 dan kelompok Masyarakat pengawas (Pokmaswas) 5 kelompok.   





Pengolahan dan Pemasaran

Potensi sumber daya pengolahan dan pemasaran hasil perikanan di Kabupaten Tabanan lebih didominasi oleh usaha skala mikro dan kecil baik unit pengolah ikan maupun usaha pemasaran ikan baik itu pengepul dan pengecer .




Jumlah  UKM yang bergerak di bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan di Kabupaten tabanan tercatat sejumlah 183 unit dengan hasil produksi berupa  pindang, pepes, keripik belut, sate ikan, abon,  bakso dan sejenisnya sejumlah 978,3 Kg.





Tingkat Konsumsi Ikan


Sejalan dengan peningkatan produksi, tingkat konsum,si ikan/kapita/tahun di Kabupaten Tabanan dari tahun ke tahun kuga menunjukkan peningkatan.  Pada tahun 2011 tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Tabanan tercatat 25,7 Kg/Kapita/Tahun.




Pelestarian Sumber Daya Perikanan




Dalam upaya menjaga dan melestarikan sumber daya perikanan di perairan umum, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan telah melakukan berbagai upaya. Di antaranya  restocking, penyuluhan serta pemasangan papan informasi. Pada tahun 2011  telah dilaksanakan penebaran ikan di perairan umum sejumlah 2.625.300 ekor. Meningkat  1.239.300 ekor atau  89,4 persen dibanding tahun sebelumnya.






Beberapa Prestasi




Dalam berbagai kegiatan lomba di tingkat provinsi bali dan Nasional, beberapa kali duta Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten tabanan telah berhasil meraih prestasi terbaik. Di antaranya adalah:


No

1


2


3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13


14


15

16

17

18
Jenis Kegiatan Lomba

Lomba Satker Pelaksana PLPBM Tingkat Nasional
Lomba UKM pengolahan Ikan Tingkat provinsi
Lomba pokdakkan Tingkat provinsi
Lomba KUB tingkat provinsi
Lomba pokmaswas Tingkat provinsi
Lomba UKM Pengolahan ikan tingkat nasional
Lomba Kinerja Pokdakan tingkat nasional
Lomba Kinerja Pokdakan tingkat provinsi
Lomba Kinerja UPTD tingkat provinsi
Lomba Kinerja UPP tingkat provinsi
Lomba kinerja UKM tingkat provinsi
Lomba kinerja KUB tingkat provinsi
Lomba kinerja pokmaswas tingkat provinsi
Lomba cipta menu aneka olahan ikan antar SKPD tingkat kabupaten
Lomba Pokmaswas tingkat provinsi
Lomba UKM tingkat Provinsi
Lomba Pokdakan Tingkat Provinsi
Lomba UPP Tingkat Nasional

Tahun

2010


2010


2010

2010

2010

2010

2011

2011

2011

2011

2011

2011

2011


2011

 
2012

2012

2012

2012
Hasil

Juara I


Juara I


Juara III

Juara II

Juara I

Harapan III
Juara II

Juara III

Juara I

Juara I

Juara II

Harapan I
Juara III


Juara I


Juara III

Juara II

Juara I

Juara I
 














1 komentar:

IBU TUTI TKI SINGAPUR mengatakan...


SAYA SEKELUARGA INGIN MENGUCAPKAN BANYAK TERIMAH KASIH KEPADA AKI NAWE BERKAT BANTUANNNYA SEMUA HUTANG HUTANG SAYA SUDAH PADA LUNAS SEMUA BAHKAN SEKARAN SAYA SUDAH BISA BUKA TOKO SENDIRI,ITU SEMUA ATAS BANTUAN AKI YG TELAH MEMBERIKAN ANKA JITUNYA KEPADA SAYA DAN ALHAMDULILLAH ITU BENER2 TERBUKTI TEMBUS..BAGI ANDA YG INGIN SEPERTI SAYA DAN YANG SANGAT MEMERLUKAN ANGKA RITUAL 2D 3D 4D YANG DIJAMIN 100% TEMBUS SILAHKAN HUBUNGI AKI NAWE DI 085-218-379-259