Jumat, 22 November 2013

Sate Lilit Ikan Tabanan Siap Cetak Recor MURI

 
Memperingati Hut ke 520 Kota Tabanan, 1520  siswa SMP di Kabupaten Tabanan akan membuat sate lilit ikan sejumlah 30.400 sate yang dipusatkan di Pasar Ikan Tuakilang, Tabanan, Rabu (27/11) mendatang. Kegiatan yang baru kali pertama digelar di Indonesia ini, diharapkan bisa mencetak Record MURI (Museum Record Indonesia) kategori jumlah peserta dan jumlah sate lilit ikan terbanyak.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) Kabupaten Tabanan Made Subagia ditemui di sela-sela kegiatan simulasi melilt sate ikan di SMPN 2 Tabanan, Sabtu (16/11) mengemukakan, kegiatan massal membuat sate lilit ikan selain untuk memeriahkan Hut Kota Tabanan, juga dimaksudkan untuk memperkenalkan potensi perikanan di Tabanan sekaligus memasyarakatkan program gerakan makan ikan di kalangan anak-anak.

Hal itu diungkapan Subagia karena tingkat konsumsi ikan masyarakat Tabanan baru sekitar 25,9 Kg/Kapita/Tahun dari target nasional sekitar 34,4 Kg/Kapita/Tahun. “Tahun 2012 lalu Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan konsumsi ikan nasional  sebesar 34,4 kg per tahun.   Pada tahun 2013 ini KKP menargetkan naik menjadi  35,14 kilogram/kapita/tahun,” jelasnya.
 
Terkait hal itu, pada acara pembuatan sate lilit ikan secara mssal ini pihaknya akan membagikan paket menu seimbang olahan ikan kepada anak-anak SD sejumlah 270 paket. Sementara untuk sate lilit ikannya akan dikonsumsi oleh siswa SMP peserta pembuatan sate lilit dan para undangan.
 Menurut Made Subagia, dalam kegiatan  pembuatan sate lilit ikan nanti, adonan daging ikan akan disiapkan oleh ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar). Jumlah adonan yang disiapkan sekitar 800 Kg yang terbuat dari berbagai jenis daging ikan laut dan air tawar. Adonan tersebut kemudian diserahkan kepada 1.520 siswa untuk dililitkan di tangkai bambu dan dibakar. “Masing-masing siswa  melilit dan membakar minimal 20 tangkai sate lilit,” tegasnya.
 
 
 
 

Tidak ada komentar: