Jumat, 31 Agustus 2012

Lomba UKM Pengolahan Hasil Perikanan Poklahsar Cipta Lestari Dinilai Tim Provinsi




Kelompok pengolah dan pemasar (Poklahsar) Cipta Lestari Desa Bajera, Selemadeg yang menjadi duta Kabupaten Tabanan dalam lomba UKM Pengolahan Hasil Perikanan, Kamis (7/6) dinilai oleh Tim Provinsi Bali

Ketua Poklahsar Cipta Lestari M. Choiron Sudiarta dalam laporannya mengungkapkan, kelompoknya yang beranggotakan 11 orang ini baru terbentuk secara resmi pada tahun 2010 lalu. Sebelumnya, anggota kelompok secara perorangan menekuni pembuatan kue yang dirintis sejak tahun 1988. Dari pembuatan kue ini, akhirnya pada tahun 2009 mulai merintis membuat kue yang bahan dasarnya dari ikan teri. “Sejak membuat ikan teri berselimut wijen inilah, kami mulai dapat pembinaan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan sehingga pada tahun 2010 kami memutuskan untuk membentuk kelompok,” katanya berterus-terang.

Menurut Choiron, berkat pembinaan dari Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) Tabanan, kelompoknya pada tahun 2010 mewakili Kecamatan Selemadeg mengikuti lomba pengolahan ikan di tingkat kabupaten dan berhasil meraih juara II. Setahun berikutnya, dalam lomba yang sama kelompoknya akhirnya berhasil meraih juara I dan dipercaya mewakili kabupaten untuk berlomba di tingkat provinsi.  “Meski kelompok kami baru berdiri, kami telah beberapa kali mengikuti pameran dalam berbagai even di Kabupaten Tabanan sehingga produk kami semakin dikenal masyarakat,” paparnya.

Choiron menjelaskan, dari usaha ikan teri berselimut wijen yang ditekuni kelompoknya, setiap tahun memiliki omzet sekitar Rp 46 juta. Sementara dari produk perikanan lainnya seperti olahan betutu gurami, bakso ikan, nugget ikan dan abon ikan memiliki omzet bervariasi berkisar Rp 45 – 68 juta per tahun. “Usaha utama kami memang berupa keripik ikan teri berselimut wijen. Selain itu kami juga memproduksi aneka olahan ikan lainnya seperti bakso, nugget dan abon ikan,” paparnya.


Ketua Tim Penilai Agung Sanjaya dalam sambutan singkatnya menyatakan rasa bangganya karena produk olahan hasil perikanan berkembang cukup pesat di Bali, khsususnya di Tabanan. Bila sebelumnya Kabupaten Tabanan hanya dikenal memproduksi ikan pindang saja, kini produksi olahan ikannya semakin beragam. “Aneka produk olahan ikan ini harus terus dikembangkan dan dimasyarakatkan agar semakin dikenal dan digemari oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Menurut Agung Sanjaya, guna memperkenalkan aneka produk olahan ikan dari Bali, pihaknya senantiasa mengikuti berbagai even pameran di luar Bali. Terkait hal itu, dalam even pameran   di Surabaya dan Jakarta mendatang, pihaknya menawarkan kepada Poklahsar Cipta Lestari untuk mengikuti pameran. “Silakan ikut dalam pameran tersebut agar produk olahan Cipta Lestari bisa semakin dikenal masyarakat luas,” sarannya.


Sementara itu, Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan, I Made Subagia di sela-sela penilaian mengungkapkan, dalam lomba UKM Hasil Pengolahan Ikan, duta Tabanan selama ini telah beberapa kali berhasil mengukir prestasi. Di tingkat provinsi, pada tahun 2010 dan 2011 duta Tabanan berhasil meraih juara I. Di tingkat Nasional tahun 2011 lalu duta Tabanan yang juga menjadi duta Bali berhasil meraih juara III. “Melihat aktivitas Cipta Lestari, kami optimis dan berharap Poklahsar Cipta Lestari bisa mengukir prestasi terbaik,” katanya berharap. (gus)

Tidak ada komentar: